Selasa, 25 Mei 2010

tips merawat rambut berkerudung

Tips Merawat Rambut Bagi Yang Berkerudung

Astaga!HidupGaya - Setiap wanita tentu ingin memiliki rambut indah nan sehat. Walaupun ada sebagian wanita yang "menyembunyikan" rambutnya di balik kerudung, namun tak bisa disangkal, rambut indah memang jadi dambaan tiap wanita. Agar kesehatan rambut tetap terjaga meski berada di balik kerudung, berikut kami persembahkan beberapa tips..
Untuk Anda yang berkerudung, iklim dan udara yang panas dan lembap bisa merusak keindahan rambut sehingga jadi tidak sehat. Untuk menyiasatinya tidak terlalu susah kok, hanya butuh sedikit perhatian lebih untuk mahkota tersayang Anda.
1. Untuk bahan kerudung Anda, sebaiknya pilih yang mudah menyerap keringat, seperti katun atau kaos. Bahan ini memiliki pori-pori besar yang memudahkan sirkulasi udara dan keringat menguap keluar tidak tertahan di dalam.
2. Bila ingin tampil apik dengan kreasi kerudung yang model tumpuk, batasi lapisannya hanya sampai pada helai ke empat. Kerudung yang terlalu tebal akan membuat kulit kepala panas dan rambut lembap. Selain itu juga sebaiknya jangan terlalu sering menggunakan tumpukan kerudung ini, batasi frekwensinya.
3. Anda memiliki rambut panjang? Sebaiknya sih pelihara rambut Anda dengan panjang jangan melebih 60cm untuk menghindari Anda harus menggulungnya dalam bentuk sanggul kecil dalam kerudung. Selain itu, jangan mengikat rambut terlalu kencang juga.
4. Jika tidak ingin kulit kepala Anda berusaha keras berjuang melawan panas dan lembap, hindari warna gelap untuk kerudung atau jilbab. Warna gelap mudah menyerap matahari. Pilih warna terang atau putih bila Anda sering melakuka aktifitas di luar ruangan.
5. Sekali lagi, tampil apik dengan kerudung yang gaya boleh-boleh saja. Tapi bila setiap hari Anda memengikat kerudung di bagian leher, berarti sirkulasi udara untuk rambut akan semakin terhambat. Lepas kerudung sehingga bagian tepinya menjuntai dan rambut dapat bernafas.
Menjadi Wanita Paling Bahagia
Wahai manusia yang paling bahagia dengan agama dan akhlaknya tanpa mutiara dan emas.Tapi dengan gumaman pujian-pujian yang terus mengalir deras.
Bagai rintik hujan,semburat fajar,cahaya mentari dan gumpalan awan.Dalam sujud,dalam doa,dalam muraqabah.Dalam paradigma antara sinaran Lauh dan Kitab.Dalam semburat cahaya yang menyeruak dari sebuah gua.Yang memancar dari Rasul Rabb-mu bagi segenap bangsa Arab dan Romawi.
Maka,engkau adalah yang paling bahagia di antara penghuni dunia dan akhirat.Dengan isi hati tulusmu yang dibangun dengan taqarrub.
TIDAK... Untuk perbuatan yang dapat menyia-nyiakan umurmu, seperti senang membalas dendam dan berdebat dgn sesuatu yang tidak ada kebaikan di dalamnya.

TIDAK... Bagi sikap yang lebih mengutamakan harta benda dan mengumpulkannya, ketimbang sikap arif untuk menjaga kesehatanmu, kebahagiaanmu, dan waktu istirahatmu.

TIDAK... Bagi perangai yang suka mencari-cari kesalahan orang lain, menggunjing aib orang lain (ghibah) dan melupakan aib diri sendiri.

TIDAK... Bagi perangai yang suka tenggelam dalam kesenangan hawa nafsu, menuruti segala sesuatu dan keinginannya.

TIDAK... Bagi sikap yang selalu menghabiskan waktu dengan orang2 yg mengisi waktunya dgn hal2 yg tidak berguna, dan menghabiskan waktu berjam-jam untuk bergurau dan bermain.

TIDAK... Bagi perilaku acuh terhadap kebersihan dan keharuman tubuh, serta masa bodoh dengan tempat tinggal dan ketertiban lingkungan.

TIDAK... Bagi setiap minuman yang haram, rokok, dan segala sesuatu yang kotor dan najis.

TIDAK... Bagi sikap yang selalu mengingat-ingat kembali musibah yang telah lalu, bencana yang telah terjadi, atau kesalahan yang terlanjur dilakukan.

TIDAK... Bagi perilaku yang melupakan akhirat, yang lalai membekali dirinya dengan amal saleh untuk menyongsongnya, dan yang lengah dari peringatan tentang kedahsyatannya.

TIDAK... Bagi sikap menghabiskan  harta benda bagi sesuatu yang haram, berlebih-lebihan dalam sesuatu yang mubah, dan perilaku yang dapat memangkas perkara-perkara ketaatan.



YA... Untuk senyummu yang cantik, yang mengirimkan cinta, dan mengutus kasih sayang bagi orang lain.

YA... Untuk kata-katamu yang baik, yang membangun persahabatan dan menghapuskan rasa benci.

YA... Untuk sedekahmu  yang membahagiakan orang-orang miskin, menyenangkan orang-orang fakir, dan mengenyangkan orang-orang lapar.

YA... Untuk kesediaanmu selalu membaca Al-Qur'an seraya merenungi, dan mengamalkannya, sambil bertaubat dan beristighfar.

YA... Untuk kesediaanmu berdzikir, beristighfar, tenggelam dalam doa, dan senantiasa memperbaiki taubatmu.

YA... Untuk usahamu dalam mendidik anak-anakmu dengan agama, sunnah, dan nasihat yang bermanfaat bagi mereka.

YA... Untuk rasa malumu dan hijab (penutup aurat) yang diperintahkan Allah, karena hanya itulah cara untuk menjaga dan memelihara dirimu.

YA... Untuk bergaul dengan perempuan-perempuan yang baik dan takut kepada Allah, mencintai agama dan menghormati nilai-nilainya.

YA... Untuk berbuat baik terhadap orangtua, silaturahim pada saudaramu, menghormati tetangga, dan menyantuni anak-anak yatim.

YA... Untuk membaca sesuatu yang bermanfaat dengan menelaah buku yang berfaedah dan memberi tuntunan.

Sumber : Dikutip dari buku “Menjadi Wanita Paling Bahagia ” - DR. Aidh al-Qarni

Senin, 17 Mei 2010

Takkan Terganti

Telah lama sendiri
Dalam langkah sepi
Tak pernah kukira bahwa akhirnya
Tiada dirimu di sisiku
[*]
Meski waktu datang dan berlalu
Sampai kau tiada bertahan
Semua takkan mampu mengubahku
Hanyalah kau yang ada di relungku
[**]
Hanyalah dirimu
Mampu membuatku jatuh dan mencinta
Kau bukan hanya sekedar indah
Kau tak akan terganti
Tak pernah ku duga bahwa akhirnya
Tergugat janjimu dan janjiku
Back to [*][**] 2x
Kau tak akan terganti

Minggu, 16 Mei 2010

Sudahi Perih Ini

Apa yang harus
Ku lakukan lagi bila kau tak setia
Karena aku hanya seorang manusia
Yang tak kau anggap
[*]
Aku tlah coba untuk memahamimu
Tapi kau tak peduli
[**]
Cukup sudah
Kau sakiti aku lagi
Serpihan perih ini
Akan ku bawa mati
Aku mencoba
Memberikan segala yang telah aku punya
Namun semuanya hanya sia-sia
Percuma
Back to [*][**]
Back to [**]
Sampai kapan
Bisa membuatmu mengerti
Membuat aku bermakna
Dihatimu dimatamu sayang

Kamis, 13 Mei 2010

laguku untukmu kakak kelasku

Waktu bergulir
Mengiris hati
Saat ku tahu
Kau Hendak pergi

Bisakah ini
Tak akan terjadi
Perpisahan yang kan buatku menangis..

Jangan pergi
Tetaplah disini
Temaniku dalam sepi

Aku ingin
memeluk erat hatimu
Dan ucapkan
Jangan pergi....